Berinteraksi
dengan orang yang salah sering kali bukan masalah menang atau kalah, melainkan
masalah kerugian energi. Dalam psikologi dan etika sosial, ada tipe-tipe orang
yang jika diladeni hanya akan menguras emosi tanpa menghasilkan solusi.
Berikut adalah 5
tipe orang yang sebaiknya tidak kamu lawan demi menjaga kesehatan mentalmu:
1. Si "Selalu Korban" (The Eternal Victim)
Orang tipe ini
tidak pernah merasa salah. Setiap masalah dalam hidupnya adalah kesalahan orang
lain, keberuntungan yang buruk, atau konspirasi dunia terhadapnya.
Kenapa buang
energi: Jika kamu mengkritik atau melawannya, kamu hanya akan menjadi
"penjahat" baru dalam ceritanya. Mereka tidak mencari solusi,
melainkan simpati dan pembenaran.
2. Si "Tahu Segalanya" (The Know-It-All)
Mereka tidak
mendengarkan untuk memahami, tapi mendengarkan untuk membantah. Bagi mereka,
percakapan adalah kompetisi yang harus mereka menangkan.
Kenapa buang
energi: Fakta dan logika tidak mempan bagi mereka karena ego mereka lebih besar
daripada kebenaran. Melawan mereka hanya akan berakhir dengan perdebatan kusir
yang melelahkan.
3. Orang yang
Tidak Punya Empati (The Narcissist)
Tipe ini tidak
peduli pada perasaanmu atau dampak tindakan mereka terhadapmu. Mereka melihat
orang lain sebagai alat untuk mencapai tujuan atau validasi diri.
Kenapa buang
energi: Kamu tidak bisa menjelaskan "rasa sakit" kepada orang yang
tidak memiliki alat untuk merasakannya. Mengharap permohonan maaf yang tulus
dari mereka adalah kesia-siaan.
4. Si
Pengadu Domba (The Pot-Stirrer)
Orang ini hidup
dari drama. Mereka suka memutarbalikkan perkataan dan menciptakan konflik
antarmanusia agar mereka bisa menonton dari pinggir lapangan.
Kenapa buang
energi: Semakin kamu bereaksi, semakin banyak "bahan bakar" yang kamu
berikan kepada mereka untuk merusak reputasimu atau orang lain. Diam dan
menjauh adalah senjata terbaik.
5. Orang yang "Bebal" (The Willfully Ignorant)
Ada perbedaan antara orang yang tidak tahu dengan orang yang
memilih untuk tetap tidak tahu meskipun sudah diberi penjelasan. Mereka
memegang teguh kebencian atau prasangka tanpa mau membuka pikiran.
Kenapa buang
energi: Mengutip kata pepatah, "Sangat sulit membangunkan orang yang
berpura-pura tidur." Kamu tidak bisa mengubah perspektif seseorang yang
sudah menutup pintunya rapat-rapat.
Prinsip Utama:
Ketenanganmu lebih mahal daripada keinginan untuk membuktikan bahwa kamu benar.
Memilih untuk tidak melawan bukan berarti kalah, tapi berarti kamu menghargai
waktu dan energimu sendiri.
Apakah kamu
sedang menghadapi salah satu dari tipe di atas di lingkungan kerja atau
pertemanan saat ini? Sudah tahu kan apa yang mesti kamu lakukan? Saran saya sih
cukup seperlunya saja bergaul dengan orang-orang dengan karakter seperti itu. Usahakan
kita tetap bersikap baik kepada siapapun. Mungkin banyak orang-orang yang benci
pada diri kamu, padahal kamu sudah bersikap baik pada mereka. Tapi ingat, tidak
semua orang itu penting buat kamu.
https://www.kompasiana.com/sigidpn/69573a6934777c5f2b0c0143/5-tipe-orang-yang-tidak-perlu-kamu-lawan
